Video results for: syair duniaMore results from video
Sajak : Rindu Dengan Sangat Sajak sempena Majlis Maulidul Rasul 1428H Karya/deklamasi: Sarah Mohd Shukor Tajuk: Rindu dengan (More) Sajak sempena Majlis Maulidul Rasul 1428H Karya/deklamasi: Sarah Mohd Shukor Tajuk: Rindu dengan sangat http://sarahmohdshukor.blogspot.com/2007/04/blog-post.html Dalam subuh Rabiul Awal yang suram Jazirah Arab yang sunyi, diam Gempita tiba melawat sekelian alam Gembira menyambut tibanya penyampai kalam Lantas sumur api Kisra Parsi turut padam Hening, tenang Kerana lahirnya Rasul agung si yatim yang malang Lahirnya dijanjikan Munculnya dinantikan Teruja si pendita mendengar khabaran Terbitlah sudah matahari buat zaman Buat menjadi pedoman tauladan Buat umat yang bergelar insan Hemah budi menjadi pujian murni Bening mata memandang penuh rasa cinta di hati Bijak tindaknya bagai seorang rahib Kias sempurna anugerah dari ilahi Tak kusut dek umpan dunia Tak hanyut dek laguan wanita Tak lurut dek ugutan Quraisy durjana Sungguh demi Tuhan! Dia buta huruf! Dia ummi! Dia ummi! Junjungan mulia itu Bukan sebarang insan Junjungan mulia itu Bukan orang buangan Junjungan mulia itu Seorang calon pilihan Juangnya tiada tara Takutnya di hati bukan pada manusia Bertahun tohmah mehnah iringi Uliti jalan yang dipilih, terpilih Kau Al-Amin Si ummi pilihan tujuh langit Bergema Arasy berselawat padamu Tatkalau Si Jahal dan Lahab mengherdik menyiat hatimu Kini sepi dunia tanpamu bersama Kosong. Lengang. Sunyi Bagai kau pergi tanpa tanda Salahkah dirimu tersurat telah pergi? Salahkah diriku abaikan wasiat buat ummati? Atau salahkah mereka memuja melodi dunia kini? Ya Nabi Allah! Aku bukan Ali yang wajahnya dimuliakan Allah Aku bukan Al-Farisi yang gagah berjihad di medan Yarmuk Aku bukan juga Aishah yang bisa mengalun syair pembakar semangat muslimin Aku tidak juga setanding Rabiatul Adawiah Pencinta sejati, Ar-Rahman dan engkaulah kekasih hati Aku bukan mereka Aku bukan di sana Aku budak kecil yang besar rindu padamu Aku orang besar yang kerdil jahil di sisimu Aku hamba dunia yang paling hodoh menanti syafaatmu Aku wanita tua yang tercari-cari suaramu Aku lelaki berkusta, jijik di mata manusia Tapi aku tahu kau menantiku di sana Ya Rasulullah Rinduku sepenuh dada Rinduku tak terucap dengan kata Rinduku tak tertulis dengan pena Rinduku sakit tak tertanggung dek jiwa Rindu, Ya Allah Rindu kekasihmu, Al-Malik Rindu cintamu, Al-Salam Ya Allah Aku rindu dengan sangat Aku rindu dengan hebat Kekasihmu pemberi syafaat Cinta yang ku damba kelak di akhirat Rindu aku tak terucapkan Sayang aku tak tergambarkan (Less)
Seniman Luncurkan Sastra di Ruang Kota Para seniman sastra di kota Jakarta, Indonesia, kini mulai bangkit setelah sebelumnya mengalami (More) Para seniman sastra di kota Jakarta, Indonesia, kini mulai bangkit setelah sebelumnya mengalami kelesuan. Tak tanggung-tanggung, kebangkitan mereka pun disertai gerakan memasyarakatkan seni sastra yang mulai ditinggalkan masyarakat.
Tulisan ini bukan bahasa iklan atau reklame, bukan pula kampanye politik. Tulisan ini merupakan syair puisi yang dilukiskan dalam bentuk mural atau gambar dinding, yang sengaja dibuat oleh para pecinta sastra untuk kembali memasyarakatkan seni sastra.
Syair puisi seperti ini di buat sebanyak sepuluh buah di kawasan kota Jakarta, Ibukota Indonesia. Lukisan dinding ini ditempatkan di dinding-dinding jembatan jalan raya, dimana banyak masyarakat berlalu-lalang di sekitarnya.
Syair-syair yang dilukis ini merupakan karya penyair senior Indonesia, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia. Diantaranya Chairil Anwar, Gunawan Muhamad, dan Eka Budianta.
Salah Seorang Panitia Kampanye sastra bertajuk Sastra di Ruang Kota, sekaligus Ketua Komite Sastra Dewan Kesenian Jakarta, Zen Hae, ketika ditemui pada acara peluncuran Sastra di Ruang Kota mengatakan Kampanye Pemasyarakatan Seni Sastra ini merupakan langkah awal. Rencananya, jumlah mural akan terus ditambah. Karena jumlah yang terbatas tentu akan dikalahkan oleh kampanye pemilu yang akan digelar bulan maret 2009 mendatang.
Selain didukung oleh ratusan seniman Sastra, Sastra di Ruang Kota juga didukung oleh sejumlah seniman lainnya. Seperti misalnya pelukis dan seniman per-film-an.
Salah seorang sutradara film yang namanya mulai dikenal di kalangan per-film-an international, Riri Rizal mengatakan sangat senang mendukung Sastra di Ruang Kota, karena seni per-film-an sangat membutuhkan eksistensi seni Sastra, guna mempertahankan kualitas per-film-an Indonesia.
Selain kampanye dalam bentuk Mural, Sastra di Ruang Kota juga di kampanyekan dalam bentuk stiker dan kaos. Sebanyak 10.000 stiker dan 500 kaos pun dibagikan kepada masyarakat luas, sehingga seni Sastra semakin dekat dengan kehidupan nyata masyarakat Ibu Kota. (ntd-news/adi) (Less)
Sujiwo Tejo - Syair Dunia Maya - 09 - Cinta Tanpa Tanda.mp3
2009-08-18 - extension: mp3 - size: 2 MB
Sujiwo Tejo - Syair Dunia Maya - 09 - Cinta Tanpa Tanda
Hosted on: 4shared.com
Sujiwo Tejo Syair Dunia Maya hippies IMZ.rar
2008-11-14 - extension: rar - size: 50 MB
Sujiwo Tejo Syair Dunia Maya hippies IMZ.rar
If password is needed look here : http://www.indomp3z.net/tag/indo/page/3/
Hosted on: rapidshare.com
Sujiwo Tejo - Syair Dunia Maya.rar
2008-11-18 - extension: rar - size: 50 MB
Sujiwo Tejo - Syair Dunia Maya.rar
If password is needed look here : http://www.unduhmp3.blogspot.com/
Hosted on: rapidshare.com
Bookmark FilesTube
Link to FilesTube
Show your support by placing a link to filestube.com on your website and favorite forums.